Rabu, 12 Juni 2013

SELAMAT DATANG BULAN RAMADHAN




SELAMAT DATANG BULAN RAMADHAN

Bismillaahirrahmanirrahiim
(Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Dialah Yang hidup kekal, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, maka sembahlah Dia dengan memurnikan ibadat kepada-Nya. Shalawat  dan  salam   semoga   tercurah kepada nabi Muhammad Saw, juga untuk  para  keluarga, sahabatnya dan seluruh pengikut nya sampai akhir zaman
Saudaraku yang tua dan muda semoga selalu dalam kasih sayang Allah.
Tidak lama lagi bulan Ramadhan tiba, maka tidak ada kalimat yang pantas kita ucapkan “Alhamdulillah”   sebab kita akan kedatangan tamu yang mulia bulan yang penuh rahmat, dan penuh berkah.  Karena sangat mulianya bulan Ramadhan maka berbagai nama mulia pun disandangnya seperti  Syarullahi (bulan Allah), Syahrun Najah (bulan pelepas dari azab neraka) , syayyidusy syuhur (penghulu segala bulan). dan lain sebagainya. Sepantasnya menyambut bulan yang mulia dengan cara  yang mulia pula, layaknya menunggu tamu agung. Sebagai tanda hormatnya kita menyambut Ramadhan beberapa hal  yang patut kita kerjakan. Sebab  jika kita menyambutnya dengan baik maka ibadah-ibadah di bulan Ramadhan yang kita  laksanakan dapat berhasil dengan baik mencapai tujuan puasa seperti yang  difirmankan Allah Swt,
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (Qs Al Baqarah : 183)

Ayat diatas menjelaskan bahwa tujuan akhir dari pelaksanaan puasa adalah agar (mudah-mudahan)  kamu bertakwa.  Bila kita renungkan sejenak bahwa apakah kalau kita sudah melaksanakan puasa otomatis menjadi takwa? Jawabnya, belum tentu karena ada kata di depan kata takwa ada kata agar dan ada terjemahan yang menyatakan mudah-mudahan.  Supaya menjadi takwa  yang sebenar-benarnya maka semua ibadah di bulan Ramadhan harus dilaksanakan sebaik mungkin sesuai dengan tuntunan Allah dan sunnah Rasul.

Untuk menyambut bulan Ramadhan beragam cara orang menyambut Ramadhan ada yang menyambutnya secara biasa saja, mungkin ada yang menyambut dengan rasa senang  dan sebaliknya ada yang menyambut dengan rasa sedih. Tidak dapat dipungkiri bahwa cara menyambut tergantung kadar keimanan seseorang.

Saudaraku yang seiman.
Mari kita sambut bulan dengan penuh kegembiraan karena bulan Ramadhan adalah penuh rahmat dan penuh berkah. Untuk menguatkan motivasi mengapa kita harus berpuasa dan beribadah sebaik mungkin mari kita simak khutbah Rasulullah Saw ketika bulan Sya’ban menjelang bulan Ramadhan
  • Wahai manusia , sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkatan, yaitu bulan yang didalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardlu dan qiyam dimalam harinya suatu tathauwu.
  • Barang siapa mendekatkan dirinya kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan didalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardlu dibulan yang lain
  • Dan barang siapa menunaikan suatu fardlu didalam bulan Ramadhan, samalah dia dengan orang mengerjakan tujuh puluh fardlu dibulan lain.
  • Ramadhan itu adalah  bulan sabar, sedangkan sabar itu, pahalanya adalah surga.
  • Ramadhan adalah bulan memberikan pertolongan dan bulan Allah menambahkan rezeki para mu’mim didalamnya. Barang siapa memberi makan berbuka di dalamnya kepada seorang  yang berpuasa, adalah yang demikan merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemer-dekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberi makanan berbuka puasa, baginya pahala seperti pahala orang yang mengerjakan pahala itu tanpa sedikitpun berkurang.  Para sahabat berkata : “ Ya Rasulullah, tidaklah kami semua memiliki makanan berbuka itu orang yang berpuasa. Maka bersabda Rasululah SAW : “ Allah memberikan pahala ini kepada orang yang memberikan sebutir korma, atau seteguk air, atau sehirup susu.
  • Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya mereka merdeka dari api neraka.
  • Barangsiapa meringankan beban dari mereka hamba sahaya (pembantu mereka), niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakan dari neraka.
  • Karena itu banyakkanlah yang empat perkara didalam bulan Ramadhan. Dua perkara untuk menyenangkan Tuhan mu dan dua perkara lagi untuk kamu menghajatinya. Dua perkara yang kamu lakukan untuk menyenangkan Allah, ialah mengakui dengan sesungguhnya, bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Allah dan mohon ampun kepadanya. Dua perkara lagi kamu sangat membutuhinya, ialah mohon sorga dan berlindung dari neraka.
  • Barang siapa memberi minum kepada orang berpuasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolamku dengan suatu minuman  yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga ia masuk kedalam sorga.
Subhanallah, luar biasa.  Apakah dengan khutbah yang singkat yang disampaikan oleh Rasulullah Saw tidak menggugah hati kita untuk melaksanakan puasa dan berbagai amal ibadah di bulan Ramadhan? Mudah-mudah tergugah dan kemudian kita dapat melaksanakan apa-apa yang dianjurkan di bulan Ramadhan meninggalkan semua yang dilarang.

Saudaraku mari kita ucapkan selamat datang bulan Ramadhan, Rasulullah Saw menganjurkan  menyampaikan tahni’ah (selamat datang)  disebutkan dalam suatu hadits : Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, penghulu segala bulan, maka “selamat datanglah kepadanya”. Telah datang bulan puasa membawa segala rupa keberkatan, maka alangkah mulianya tamu yang datang itu. (Hadis diriwayatkan oleh  Ath Thabrani)

Selamat datang bulan Ramadhan,
"Ya Allah, bulan Ramadhan telah menaungi kami dan telah hadir maka serahkanlah ia kepada kami dan serahkanlah kami kepadanya Karuniailah kami kemampuan untuk berpuasa dan shalat di dalamnya, karuniailah kami di dalamnya kesungguhan, semangat, kekuatan dan sikap rajin. Lain lindungilah kami didalamnya dari berbagal fitnah ' . Amin

Wallahu a’lam bish shawab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar